Praktek Perguruan
Beberapa pertanyaan dasar tentang praktek PGB biasa beserta jawabannya dari PGB Pusat.
Disini kami sajikan pertanyaan2 yang berikut. Silahkan membaca jawabannya.
Apa Artinya Lambang PGB?
- Warna kuning pada lingkaran luar melambangkan persaudaraan. Artinya, persaudaraan kita junjung tinggi di manapun kita berada.
- Warna kuning pada lingkaran dalam adalah simbol keilmuan. Artinya, ilmu silat yang kita miliki bukan untuk menjadikan kita sombong. Tapi berada di dalam diri sebagai dasar pembentukan kepribadian dan kepercayaan diri.
- Warna biru sebagai simbol keharmonisan. Silat sebagai ilmu yang memperkuat tenaga hubungan harmonis antar manusia, bukan untuk kekerasan dan memecah belah.
- Warna merah melambangkan keberanian. Sifat manusia pesilat yang berani membela kebenaran.
- Warna putih melambangkan kemurnian. Persaudaraan dan keilmuan dilandaskan cinta kasih.
- Dua lingkaran kecil di kanan kiri melambangkan keseimbangan.
- Burung bangau senang hidup berkumpul, tidak pernah mencari musuh dan selalu ingat sarangnya. Burung bangau melambangkan persaudaraan dan sifat-sifat terpuji.
Paruh bangau yang keluar dari lingkaran artinya perguruan selalu membuka pintu kepada siapa saja yang bersimpati pada perguruan walau bukan siswa PGB.
Kaki bangau yang keluar dari lingkaran artinya setiap siswa PGB yang sudah non aktif dan ingin bergabung kembali akan diterima jika bersedia mengikuti ketentuan perguruan.
Apa Artinya Lingkaran Pembukaan?
Sikap awal dan akhir melambangkan posisi/kondisi siap mental dan fisik dalam menjalani latihan.
Tangan kanan terbuka di depan dada kiri, artinya mengikuti latihan dengan tulus dan percaya menerima bimbingan dari pelatih.
Sikap membungkuk dengan 5 jari tangan kanan di depan dada dan 4 jari tangan kiri mengarah ke atas artinya di lima benua dan empat penjuru dunia, kita adalah saudara atas dasar saling menghormati.
Pembukaan jalan panjang diartikan sebagai adat sopan santun memasuki ruangan khusus. Dengan melakukan pembukaan dan penutupan, menunjukan kekhasan jalan panjang agar dilakukan secara fokus, konsentrasi, meditatif, tidak mengijinkan diri kita diganggu hal-hal lain. Karena ruangan itu adalah jiwa kita.
Lingkaran Pembukaan Kenapa Mundur 3 Langkah?
Bertujuan agar setiap siswa dapat melakukan sikap pembukaan dan penutupan latihan dengan nyaman. Ditinjau dari pengaruh batas manusia (kulit dan aura), ukuran mundur 3 langkah adalah jarak yang tidak terlalu jauh dan tidak terlalu dekat. Jika terlalu jauh, tidak terjadi persatuan aura lingkaran. Jika terlalu dekat, posisi setiap siswa tidak nyaman.
Sebetulnya hitungan 3 langkah bukan patokan. Pelatih boleh melakukan penyesuaian tergantung dari ruangan dan jumlah siswa yang berlatih. Sebagai contoh, disaat ujian kenaikan tingkat. Dalam ruangan terbatas, boleh mundur satu langkah saja.
Mengapa Lambang Ada di Dada Kiri?
Lambang di dada kiri karena di situ terletak jantung hati.
Bahwa lambang perguruan bukan sekedar gambar, tetapi tertanam kecintaan dalam hati setiap siswa, cinta terhadap gerak badan dan keilmuannya, terhadap persaudaraan di dalamnya.
Mengapa Sabuk Laki-Laki Di Kiri dan Perempuan Di Kanan?
Sistem silat PGB sangat memperhatikan keseimbangan dan perbedaan. Ada kanan, ada kiri. Selain itu, sistem pemakaikan sabuk juga menunjukan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan yang nyata. Antara lain dalam struktur tubuh, sifat dan karakter. Masing-masing harus berjalan sebagaimana alaminya. Pelatih harus mengerti perlakuan dalam latihan harus berbeda. Bahkan pada tahap tertentu, terdapat pembedaan jurus cara berlatihnya.
Apa Caranya Soja/Salam Perguruan?
Simbol saling menghormati, silaturahmi.
Soja/Salam perguruan PGB Bangau Putih dilakukan dengan mempertemukan kedua telapak tangan di depan dada, sikap berdiri sempurna, tangan tidak menjinjing atau memegang benda apapun. Demikian juga yang membalas salam, melakukan hal yang sama.
Soja kepada Guru Besar, terutama pada saat acara perguruan adalah dengan posisi beesi ¾. Laki-laki menekuk kaki kiri, wanita menekuk kaki kanan.

